Berbicaralah layaknya sosok terhormat
Berbicaralah layaknya sosok terhormat
Dalam perbincangan, Srila Prabhupada sering mengambil kesempatan mnyindir ilmuwan duniawi Dan menginspirasi penyembah ilmuwannya Svarupa Damodara dasa (Dr. Thoudam Singh, seorang ahli kimia organik) membentuk Institut Bhaktivedanta untuk mengajarkan prinsip-prinsip Bhagavad-gita dalam bahasa ilmiah dan menetapkan bahwa Krsna adalah asal mula segala sesuatu, baik materi maupun roh. Saya juga terinspirasi oleh gagasan dakwah ilmiah, dan meskipun saya tidak berkualifikasi seperti Svarupa Damodara, saya mempunyai keinginan untuk berpartisipasi.
Suatu hari saya mendekati Srila Prabhupada di kamarnya, saat dia sedang dipijat, dan mengatakan kepadanya bahwa saya bersedia bergabung dalam dakwah ilmiah. Dia hanya tersenyum dan berkata, “Bidangmu adalah psikologi.” (Dia tahu saya pernah mengambil jurusan psikologi.) Namun, dia mengatakan saya bisa menerapkan pengetahuan itu dalam pekerjaan di Institut Bhaktivedanta. Kemudian saya katakan kepadanya bahwa saya memperhatikan bahwa ketika dia berbicara tentang para ilmuwan, dia menggunakan kata-kata seperti “omong kosong”, “bajingan”, “penggertak”, dan “penipu”, dan bahwa dia sering mengatakan kita harus “menendang wajah mereka.” dengan sepatu bot.” Jadi saya bertanya apakah ketika kita berkhotbah atau bertemu dengan ilmuwan kita harus menggunakan bahasa seperti itu. Dan Srila Prabhupada menjawab, “Tidak. Anda harus berbicara seperti pria sejati.”
Watering the seed 228
Komentar
Posting Komentar