Cinta Tanpa Batas
Cinta Tanpa Batas
Kecenderungan mencintai kita meluas seperti halnya getaran cahaya atau udara meluas, namun kita tidak tahu di mana ujungnya. Manisnya Rasa Bhakti/Nektar Bhakti mengajarkan kita ilmu tentang mencintai setiap makhluk hidup secara sempurna melalui cara yang mudah dalam mencintai Kṛṣṇa. Kita telah gagal menciptakan perdamaian dan keharmonisan dalam masyarakat manusia, bahkan dengan upaya besar seperti PBB, karena kita tidak tahu metode yang tepat. Caranya sangat sederhana, namun harus memahaminya dengan kepala dingin. Nektar Bhakti mengajarkan kepada semua orang bagaimana melakukan cara yang sederhana dan alami dalam mencintai Kṛṣṇa, Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Jika kita belajar bagaimana mencintai Kṛṣṇa, maka sangatlah mudah untuk mencintai setiap makhluk hidup secara langsung dan bersamaan. Ibarat menuangkan air pada akar pohon atau menyuplai makanan ke perut. Cara menuangkan air pada akar pohon atau menyuplai makanan ke perut bersifat ilmiah dan praktis secara universal, seperti yang pernah kita alami. Semua orang tahu betul bahwa ketika kita makan sesuatu, atau dengan kata lain, ketika kita memasukkan makanan ke dalam perut, energi yang tercipta dari tindakan tersebut segera didistribusikan ke seluruh tubuh. Demikian pula, ketika kita menuangkan air ke akar, energi yang dihasilkan segera didistribusikan ke seluruh pohon, bahkan ke pohon terbesar sekalipun. Tidak mungkin menyirami pohon satu per satu, dan tidak mungkin memberi makan pada bagian tubuh yang berbeda secara terpisah. Manisnya Rasa Bhakti / Nektar Pengabdian akan mengajari kita cara memutar satu tombol yang akan segera mencerahkan segalanya, di mana pun. Orang yang tidak mengetahui metode ini kehilangan inti kehidupan.
Dalam hal kebutuhan materiil, peradaban umat manusia saat ini sudah sangat maju dalam hidup nyaman, namun kita tetap tidak bahagia karena kita kehilangan tujuan. Kenyamanan materi dalam hidup saja tidak cukup untuk membuat kita bahagia. Akar penyebab ketidakpuasan kita adalah kecenderungan kita untuk mencintai yang terpendam belum terpenuhi meskipun kita telah mengalami kemajuan besar dalam cara hidup materialistis. Nektar Bhakti akan memberi kita petunjuk praktis bagaimana kita dapat hidup di dunia material ini dengan tekun dalam bhakti dan dengan demikian memenuhi semua keinginan kita dalam kehidupan ini dan akhirat.
Nektar Bhakti tidak disajikan untuk mengutuk cara hidup materialistis apa pun, namun upayanya adalah untuk memberikan informasi kepada para penganut agama, filsuf, dan orang-orang pada umumnya bagaimana cara mencintai Kṛṣṇa. Seseorang boleh hidup tanpa gangguan material, namun pada saat yang sama ia harus mempelajari seni mencintai Kṛṣṇa. Saat ini kita sedang memikirkan begitu banyak cara untuk memanfaatkan kecenderungan kita untuk mencintai, namun kenyataannya kita kehilangan inti yang sebenarnya: Kṛṣṇa. Kami menyiram seluruh bagian pohon, tetapi akar pohonnya hilang. Kita berusaha menjaga tubuh tetap bugar dengan segala cara, namun kita lalai dalam menyuplai makanan ke perut. Merindukan Kṛṣṇa berarti merindukan diri sendiri juga. Keinsafan diri yang sejati dan keinsafan akan Kṛṣṇa berjalan bersamaan. Misalnya melihat diri sendiri di pagi hari berarti melihat matahari terbit juga; tanpa melihat sinar matahari tidak ada seorang pun yang dapat melihat dirinya sendiri. Demikian pula, kecuali seseorang telah menginsafi Kṛṣṇa, maka keinsafan diri tidak akan ada lagi.
Komentar
Posting Komentar