Närada memuji Pärvaté Devi _ Sri brhad bhagavatamrta

Närada memuji Pärvaté


pärvatyäç ca prasädena 
bahavas tat-priyäù kåtäù 
tattväbhijïä viçeñeëa 
bhavator iyam eva hi 

pärvatyäù-dari Ibu Pärvaté; ca-dan; prasädena-dengan belas kasihan; bahavaù-banyak orang; tat-priyäù-disayang oleh Dewa Kåñëa; kåtäù-telah menjadi; tattva-dari kenyataan; abhijïä-yang mengetahui dengan baik; viçeñeëa-secara terperinci; bhavatoù-dari kalian berdua; iyam-dia; eva hi-sesungguhnyalah.

Atas cinta kasih Ibu Pärvaté, juga, banyak orang lain yang telah menjadi disayangi oleh Sri Kåñëa. Dia mengetahui secara terperinci sifat sejati dari Sri Kåñëa maupun anda. 
Puräëa menceritakan tentang orang-orang seperti Janaçarmä yang dengan cinta kasihan Pärvaté menjadi Vaiñëava yang agung. Kisah Janaçarmä akan diceritakan di Bagian Kedua dari Çré Båhad-bhägavatämåta.


kåñëasya bhaginé vaiñä 
sneha-pätraà sadämbikä 
ata eva bhavän ätmä- 
rämo ’py etäm apekñate 

kåñëasya-dari Kåñëa; bhaginé-saudara perempuannya; vä-memang; eñä-dia; sneha-kasih sayang; pätram-penerima; sadä-selalu; ambikä-ambikä; ataù eva-oleh karena itu; bhavän-Anda; ätma-ärämaù-kepuasan; api-walaupun; etäm-nya; apekñ-menghormati.

Ibu Pärvaté, Ambikä, adalah saudara perempuan Kåñëa sendiri, yang selalu menerima kasih sayang-Nya. Itulah sebabnya mengapa anda merawatnya walaupun anda sendiri sudah merasa puas.

Pärvaté adalah perluasan yang tidak berbeda dari Yogamäyä, yang muncul di bumi dari rahim Yaçodä-devé pada saat yang sama ketika Kåñëa lahir dari Devaké. Oleh karena itu, Çré Kåñëa menganggap Pärvaté sebagai saudara perempuan-Nya.

vicitra-bhagavan-nämasaìkértana-kathotsavaiù 
sademäà ramayan viñëujana-saìga-sukhaà bhajet 

vicitra-indah; bhagavat-näma-nama-nama Tuhan Yang Maha Esa; saìkértana-nyanyian berjapa; kathä-dan narasi-narasi yang bersifat deskriptif; utsavaiù-oleh festival-festival; sadä-selalu; imäm-dia; ramayan-memuaskan; viñëu-jana-penyembah Sri Viñëu; saìga-dari perkumpulan pergaulan; sukham-kebahagiaan; bhajet-dia mengalami. 

Engkau memberinya kesenangan dengan selalu mengadakan perayaan yang indah dengan menyanyikan nama-nama Sri Viñëu dan mengulang-ulang keagunganNya. Pada saat-saat seperti itu, ia menikmati kebersamaan dengan para penyembah Sri Viñëu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Vasthu ( Vastushastra) adalah Sumber Feng Sui

Bhagavatam Itu isinya tentang apa?

Niti-Sastra ungkapan dari Canakya dan Hitopadesa Satsvarupa dasa Goswami dikutip oleh Srila Prabhupada