Prahläda membantah pujian Närada_Sri Brhad Bhagavatamrta
Prahläda membantah pujian Närada çré-parékñid uväca sva-çläghä-sahanäçakto lajjävanamitänanaù prahlädo näradaà natvä gauraväd avadac chanaiù çré-parékñit uväca-Çré Parékñit berkata; sva-miliknya sendiri; çläghä-memuji; sahana-memperlakukan; açaktaù-tidak mampu; lajjä-karena malu; avanamita-menunduk; änanaù-wajahnya; prahlädaù-Prahläda; näradam-kepada Närada; natvä-membungkuk; gauravät-dengan penuh rasa hormat; avadat-disapa; çanaiù-lembut. çré parékñit berkata: Karena tidak tahan mendengar pujiannya sendiri, Prahläda menundukkan wajahnya karena malu, membungkuk di hadapan Närada, dan dengan penuh hormat menyapanya dengan suara pelan. Prahläda merasa malu mendengar dirinya sendiri dipuji. Ia mulai berpikir bahwa dengan mengatakan hal-hal yang mustahil seperti itu, Närada pasti sedang menggodanya. Namun, ia tetap berbicara dengan lembut karena ia sangat menghormati Närada, dékñä-gurunya. Seandainya Prahläda tidak berbicara kepada orang yang dihormati, P...